ROBOT AGRIKULTUR DENGAN FITUR PENYIRAMAN SERTA PEMUPUKAN OTOMATIS UNTUK MENINGKATAN EFISIENSI PUPUK DAN AIR
...
Nama
Gilang Ardiansyah
Perguruan Tinggi
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia pada 2018 merilis data peningkatan penggunaan pupuk dalam negeri. Pupuk urea sebesar 5% dan pupuk NPK sebanyak 7,88%. Konsumsi pupuk tersebut sebanding dengan penggunaan air bersih, dan kenaikan harga pupuk. Namun,  tidak sebanding dengan ketersediaan air bersih dan pemberian subsidi pupuk dari pemerintah. Selain itu, pemberian pupuk yang berlebihan dapat menyebabkan tanah menjadi tidak gembur, dan akan mempengaruhi kualitas tanaman (Kompas, 2021). Maka dari itu, perlu adanya inovasi agar dapat meningkatkan efisiensi dari air dan pupuk supaya suplai pada tanaman sesuai, sehingga dapat menghasilkan tanaman berkualitas tinggi. Saat ini sudah terdapat beberapa inovasi, salah satunya berupa robot pertanian yang memilki efisiensi penyiraman sebesar 83%. Namun, robot tersebut belum memiliki fitur image processing dan fitur pemupukan otomatis. Inovasi lainnya juga terdapat drone hexacopter pemupukan tanaman otomatis. Namun volume pupuk cair yang dapat diangkut hanya kurang dari 200 ml, dan belum memiliki fitur penyiraman air. Melihat peluang dari kekurangan pada inovasi terdahulu sekaligus menjawab permasalahan yang ditemukan, dibuatlah sebuah inovasi berupa Robot Agrikultur dengan Fitur Penyiraman serta Pemupukan Otomatis untuk Meningkatkan Efisiensi Pupuk dan Air. Robot ini berfungsi untuk melakukan pemupukan dan penyiraman secara otomatis pada tanaman dengan proporsi yang sesuai dengan set point. Robot ini menggunakan Raspberry Pi sebagai mikroprosesor yang menerima input dari webcam untuk mengambil gambar yang akan dianalisa dengan fitur image recognition, dan juga mengontrol pompa untuk menyemprotkan air dan pupuk yang ditampung bergantian oleh tangki berkapasitas 16 L melalui nozzle. Robot ini dilengkapi dengan GUI yang user friendly untuk memudahkan operasionalnya.

back to top