“CosPlay” (Coral Saver From Plastic) Upaya Pemanfaatan Limbah Plastik PET Sebagai Inovasi Teknologi untuk Pembudidayaan Terumbu Karang untuk melestarikan ekosistem laut.
...
Nama
Muhammad Agung Setyawan
Perguruan Tinggi
Universitas Diponegoro

Terumbu karang merupakan warisan surga laut Indonesia yang tidak asing
lagi dan sekarang sudah mulai senja serta menangis karena keserakahan manusia. Masalah tersebut ditambah dengan kasus sampah plastik yang tidak terselesaikan dan membuat wisatawan enggan untuk mengunjungi Indonesia. Menurut Data Statistik Persampahan Domestik Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup 2008, menyebutkan jenis sampah plastik sebesar 5,4 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, 30 persen dari sampah tersebut adalah plastik jenis PET (PolyEthylene Terephthalate) yang hanya dapat dipergunakan satu kali. Sampah plastik tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal sehingga membuat masalah yang sangat serius seperti pencemaran lingkungan khususnya bagi pencemaran air dan tanah, rusaknya ekosistem, bahkan banjir yang setiap tahun menghampiri Indonesia. CosPlay adalah inovasi pemanfaatan sampah plastik sebagai media transplan
terumbu karang sehingga terumbu karang dapat dikonservasi dengan memasang transplan karang ke piranti CosPlay tersebut. Pembuatan CosPlay dengan cara kita melelehkan sampah plastik sampai mencetaknya pada cetakan besi berdiameter 3 cm dengan panjang 15 cm. Setelah itu disusun menjadi bentuk prisma segi enam. Pembuatan modul dari prisma segi enam dirangkai menyamping dan memberi pemberat beton di bagian bawahnya. Uji laboratorium dilakukan sebanyak 3 kali dan setelah terbentuk produk kemudian CosPlay di uji cobakan di perairan pantai sebagai penerapannya. Sehingga CosPlay ini dapat mengurangi jumlah sampah plastik dan sekaligus menjadi media baru konservasi terumbu karang yang di Indonesia.


Keyword : Terumbu Karang, PET, CosPlay, Konservasi, Modul

back to top